Curva Nord 69 menjadi salah satu kelompok
suporter yang paling disegani di Italia. Bukan hanya dari tindakan
anarkis mereka di lapangan, tapi juga dari sisi positif. Sudah 43 tahun
sejak tahun 1969 mereka mengabdikan dirinya
untuk menyemangati INTER setiap kali bertanding. Jelas dengan usia
setua itu, pengaruh mereka pun cukup kental. Bahkan, mantan kapten AC
Milan, Paolo Maldini pun sempat mengakui loyalitas pendukung setia
rivalnya itu. “Selama ini mereka memang kerap membuat kami khawatir di
lapangan, namun saya mengakui loyalitas mereka,” kata dia.
Curva
Nord 69 bukan hanya di dominasi satu kelompok tifosi saja. INTER
memiliki beberapa kelompok Ultras yg selalu setia mendampinginya
disetiap laga. Salah satunya Boys S.A.N (Squadre d'Azione Nerazzurre),
ada juga Ultras Inter, Viking Inter, Brianza Alcoolica, Irriducibili dan
beberapa kelompok minor lain. Mereka inilah yang selalu menyemangati I
Nerazzurri.
LA Curva Nord 69 Milano
1. Boys S.A.N (Squadre d'Azione Nerazzurre)
Kelompok tertua di Curva Nord 69
Berdiri pada tahun 1969, hanya selang setahun stelah Fossa dei Leoni
pertama kali muncul. Boys diambil dari nama anak nakal disebuah komik
bernama serupa. Di era 80-an Boys S.A.N kian ditakuti sebagai kelompok
yang kerap membuat ulah. Namun,sejak awal 90-an Boys S.A.N meminimalisir
aksi anarkis dan lebih fokus mengekspresikan fanatisme melalui berbagai
koreografi di stadion.
Sekadar informasi, Boys S.A.N terbentuk
karena meneruskan ide pelatih INTER ketika itu Helenio Herrera yang
menginginkan terbentuknya sebuah kelompok suporter yg terorganisir
dengan rapi.
2. Ultras Inter (Forever Ultras)
Di
Curva Nord, Ultras menjadi yg tertua kedua stelah Boys S.A.N. Mereka
berdiri sejak tahun 1975 dengan nama "Forever Ultras" sbelum diganti pd
tahun 1995. Pelopornya adalah dua pemuda bernama Luciano dan Curzio,yg
pertama kali memunculkan spanduk bertuliskan Forever Ultras di Curva
Nord, tepat berdampingan dengan Boys S.A.N. Sejak 1997, Ivan Renato
menjadi sutradara Ultras setelah meneruskan era kepemimpinan sebelumnya.
3. Viking Inter
Kelompok ketiga di Curva Nord ini terbentuk pd tahun 1984. Viking jg
dikenal sbagai salah satu pendukung beraliran sayap kanan paling loyal
di Italia. Sayangnya mereka kerap bersikap rasis. Kebetulan,Viking
memang berhubungan sangat dekat dgn Blood and Honour Varese (kelompok
suporter yg menolak anti rasisme di sepak bola). Viking pun menjadi
sangat menonjol di Curva Nord dengan identitas bendera paling besar di
antara suporter Ultras INTER lainnya.
4. Brianza Alcoolica
Brianza Alcoolica (semangat Brianza) memang baru resmi didirikan pada
November 1985. Namun,berbagai spanduk bertuliskan nama kelompok mereka
sudah muncul beberapa tahun sebelumnya di Madrid,Spanyol. Dipelopori
oleh beberapa org yang merasa tidak cocok dengan segala kekerasan Curva
Nord, Brianza Alcoolica memisahkan diri dengan idealisme mereka untuk
menciptakan hiburan di stadion. Mungkin karena itu pula Brianza
Alcoolica menjadi kelompok dgn jumlah suporter paling sedikit diantara
lima lainnya.
5. Irridubicili
IRRIDUCIBILI INTER
Irridubicili menjadi kelompok paling kontroversial di antara Ultras
INTER lainnya. Berdiri sejak tahun 1988, kelompok ini juga dikenal dgn
nama "Skins" langsung membuat kericuhan dgn menyerang setiap pendukung
lawan yg datang ke Giuseppe Meazza. Ciri khas Irridubicili adalah maskot
seekor anjing hitam sebagai lambang kejahatan atau keonaran bernama
Muttley. Dengan slogan "Non basta essere Bravi bisogna essere I
migliori" yg berarti (Untuk menjadi yg terbaik,tidak cukup dgn bersikap
baik),jadi,tidak heran jika Irridubicili kerap berbuat onar di stadion.
Bahkan mereka dengan terang-terangan mengaku setiap mendukung INTER, tak
akan pernah lepas dari minuman beralkohol.
6. Milano Nerazzurra
Kelompok ini memang lebih kecil dibanding Boys SAN atau lainnya.
Namun,mereka justru mampu tampil dgn warna-warna mencolok melalui
koreografinya di sisi kiri Curva Nord. Milano Nerazzurra jg mendapat
julukan "Potere Nerazzurro" atau Si Hitam Biru yg Kuat. Sejak berdiri
sekitar akhir 80-an, Milano Nerazzurri memang telah menyatakan
ketidakcocokannya dengan saudara tua mereka Boys SAN. Tak heran jika
letak kedua kelompok ini berjauhan,yg satu di sisi kiri dan yg satunya
di sisi kanan.
7. Boys Sez Roma
Meski Boy Sez Roma
lahir dari sekelompok laki-laki yg berasal dr Kota Roma, mereka justru
merupakan pendukung fanatik INTER. Sejak awal berdiri pd 1979
lalu,kelompok ini memang membatasi anggotanya di usia 18-30 tahun dan
tentunya dgn satu tujuan mendukung INTER. Boy Sez Roma mengambil posisi
di sisi kanan Curva Nord dan berhubungan sangat dekat dengan Boys S.A.N.
Siamo L'armata Nerazzurra
FORZA INTER
-MIC-
sumber: internazionale milan fc
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar